Tuesday, January 16, 2018

Leasing Juga Terima Gadai Sertifikat Rumah

Leasing Juga Terima Gadai Sertifikat Rumah
Leasing Juga Terima Gadai Sertifikat Rumah
Selama ini, saya mengetahui bahwa hanya bank saja yang terima gadai sertifikat rumah. Mengingat sulitnya proses pelepasan agunan yang bermasalah, bahkan hingga butuh 6 bulan prosesnya, maka tidak ada leasing yang mau menawarkan layanan pinjaman uang jaminan sertifikat rumah ini. Tetapi saya cukup surprise karena ada satu leasing yang berani menawarkan produk ini, yaitu Mr Kredit. Woww ... Ini suatu kemajuan dan rasanya bakal cepat terkenal karena perusahaan ini menjadi pelopor.

Saya penasaran kenapa Mr Kredit berani membuat produk gadai surat resmi rumah? Dan saya menemukan jawaban langsung dari pengelolanya. Yaitu:
  1. Resiko dalam bisnis pinjaman agunan rumah cukup kecil, karena tidak mungkin di lakukan jual beli selama jaminan ada di leasing.
  2. Memiliki perputaran uang yang cukup tinggi karena nilai agunan yang besar.
  3. Income bunga yang besar karena pencairan yang memiliki LTV tinggi karena harga taksasi rumah yang di gadaikan cukup besar.
  4. Jaminan rumah yang tidak dapat berpindah tempat, sehingga aman tidak seperti mobil atau motor yang bisa di sembunyikan.
  5. Resale value makin tinggi bukan makin rendah.
Dengan alasan kelima hal di atas, maka Mr Kredit cukup berani mengucurkan program gadai dengan sertifikat rumah. Kendala proses pelepasan agunan yang bermasalah ( lelang ) yang cukup lama tidak menjadi kendala. Karena di Indonesia, reshare value rumah makin lama makin tinggi bukan turun seperti pada kendaraan.

Saya selaku pengelola Z29r, merasa yakin bahwa kesuksesan Mr Kredit dapat di raih dalam waktu singkat, karena inovasi dan pelopor sebagai leasing yang mengucurkan pinjaman dengan menggadaikan sertifikat tempat tinggal. Mereka berani menciptakan program unik yang belum ada selama ini dan lebih banyak ditawarkan olen bank.
Continue reading

BI Checking, Manfaat dan Kelemahannya

BI Checking, Manfaat dan Kelemahannya
BI Checking, Manfaat dan Kelemahannya
Dalam bisnis peminjaman uang, kita sering mendengar istilah BI checking. Yaitu suatu kegiatan melakukan pengecekan pengalaman kredit seseorang di masa lampau berdasarkan history yang tercatat di bank. Teknik ini bermanfaat untuk meminimalisir resiko kerugian lembaga pinjaman uang. Masalahnya, pemberlakuan BI checking ini juga memiliki kelemahan sehingga tidak semua lembaga pembiayaan non bank melakukannya terhadap calon debitur.

Adapun manfaat pengechekan data di BI checking adalah sebagai berikut:
  1. Meminimalisir potensi kerugian pihak pemberi kredit.
  2. Mempercepat proses analisa dan pengambilan keputusan pihak perusahaan pembiayaan.
  3. Memberikan record konsumen untuk bisnis-bisnis terkait yang membutuhkan informasi perilaku konsumen dalam hal keuangan.
Selain ketiga manfaat di atas, ada kelemahan proses BI checking, yaitu:
  1. Menjadikan proses yang di lakukan leasing maupun bank menjadi ketambahan kegiatan. Jika aplikasi kredit dalam sehari masuk 100 permohonan, maka bisa jadi terjadi delay 1-2 hari. Hal inilah yang dianggap lama oleh nasabah.
  2. BI checking hanya mencatat history nasabah yang tercatat di bank. Jika anda pernah berhutang di leasing atau koperasi maupun pembiayaan lain non bank, maka data tidak muncul.
  3. Belum terkoneksi dengan APPI checking.
Demikianlah informasi arti penting yang bermanfaat dari keberadaan BI checking termasuk kelemahannya. Data ini sering di gunakan oleh layanan lembaga gadai dan bank serta BPR untuk mengambil keputusan persetujuan pinjaman uang. Secara teknis, tidak semua pegadaian maupun perusahaan pembiayaan menggunakannya terkait target pengucuran kredit yang cukup tinggi.
Continue reading